Rumus Menghitung Berat Badan Ideal

Kita tidak bisa mengetahui secara pasti apakah berat badan yang kita miliki saat ini termasuk kategori normal, kurus, atau gemuk. Hal ini disebabkan berat badan yang ideal dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti postur tubuh atau tinggi badan. Untuk mendapatkan kepastian berat badan, kita bisa menggunakan rumus menghitung berat badan ideal. Ada beberapa metode menghitung berat badan yang sering digunakan yaitu dengan rumus Body Mass Index (BMI) rumus Brocha, dan penghitungan berat badan ideal dengan rumus konvensional.

waduh-faktanya-tidak-ada-yang-namanya-berat-badan-ideal

Sebenarnya berat badan ideal tergantung dari seberapa besar tingkat rasa nyaman seseorang dengan berat badannya. Banyak orang yang tetap merasa nyaman meskipun memiliki berat badan sedikit berlebih. Namun sebaliknya banyak juga yang kesal dengan berat badan yang mulai naik karena dianggap mengganggu penampilan. Namun terlepas dari semua itu, kegemukan tidak hanya dianggap mengganggu penampilan namun juga menimbulkan efek buruk pada kesehatan. Secara spesifik, kegemukan diakibatkan akumulasi lemak yang tertimbun dalam tubuh tanpa ada proses pembakaran yang memadai. Efeknya, tubuh beresiko terkena penyakit berbahaya seperti tekanan darah tinggi (hipertensi), diabetes mellitus, serangan jantung, stroke, dan beberapa penyakit kronis lainnya.

Cara Menghitung Berat Badan Ideal dengan Rumus Konvensional

Menghitung berat badan ideal dengan rumus konvensional caranya cukup sederhana. Berbeda dari rumus BMI atau Brocha, rumus konvensional ini dibagi menjadi beberapa kategori umur yaitu berat badan ideal umur 0 – 12 bulan, 1 – 10 tahun dan berat badan ideal remaja dan dewasa. Berikut ini metode penghitungannya:

Tabel-Berat-Badan-ideal-Pramugari-520x245

  • Rumus menghitung berat badan ideal usia 0 – 12 bulan.

BBI = (umur (bulan) : 2) + 4

Contoh: seorang bayi umur 12 bulan maka berat badan idealnya (12 : 2) + 4. Jadi berat badan idealnya 10 kg.

  • Rumus menghitung berat badan ideal usia 1 – 10 tahun.

BBI = (umur (tahun) x 2) + 4

Contoh: seorang anak umur 10 tahun maka berat badan idealnya (10 x 2) + 4. Jadi berat badan idealnya 24 kg.

  • Rumus menghitung berat badan remaja dan dewasa.

BBI = (TB – 100) x 90%

Contoh: seseorang memiliki tinggi badan 160 cm maka berat bdan idealnya (160 – 100) x 90%. Jadi berat badan idealnya adalah 54 kg.

watashi

Khusus rumus menghitung berat badan ideal remaja dan dewasa, untuk menentukan apakah berat badan kita termasuk kategori kurus, gemuk, atau obesitas, maka patokannya adalah:

  • Jika berat badan kita lebih rendah 10% dari penghitungan BBI maka kita masuk kategori kurus.
  • Jika berat badan kita lebih tinggi 10 – 20% dari penghitungan BBI maka kita masuk kategori gemuk.
  • Jika berat badan kita lebih tinggi atau diatas 20% dari penghitungan BBI maka kita masuk kategori kegemukan level parah (obesitas).