7 Cara Menjaga Kehamilan Trimester Pertama

Luvume – Kehamilan merupakan moment paling ditunggu oleh mereka yang sudah berumah tangga terutama pasangan yang baru menikah. Seiring perubahan yang terjadi pada tubuh ketika hamil, ada beberapa proses adaptasi yang dibutuhkan tubuh karena hadirnya janin dalam kandungan. Proses adaptasi tersebut biasanya terjadi pada usia kehamilan trimester pertama ditandai dengan morning sick seperti mual, muntah, atau pusing yang disebabkan oleh meningkatnya hormon Human Chorionic Gonadotrophin (HCG).

Proses penyesuaian yang terjadi pada tubuh selama kehamilan trimester pertama bisa memberi efek buruk pada kesehatan ibu hamil. Karena intensitas mual dan muntah yang terlalu sering umumnya nafsu makan menjadi hilang, tentu saja tubuh menjadi lemah dan ini sangat berbahaya bagi perkembangan janin.

hal-yang-penting-untuk-dilakukan-bumil-di-trimester-pertama

Lakukan 7 Cara Ini supaya Janin Tetap Sehat pada Kehamilan Trimester Pertama

Trimester awal kehamilan memang identik dengan beberapa gejala alami yaitu mual dan muntah. Untuk mengantisipasi efek buruk tersebut beberapa cara di bawah ini bisa Anda lakukan untuk menjaga agar kondisi janin tetap sehat.

  1. Minum Air Putih dan Jus Buah

Rasa mual yang diikuti muntah secara terus menerus bisa mengakibatkan dehidrasi (kekurangan cairan). Oleh sebab itu selama kehamilan trimester pertama disarankan untuk minum air putih lebih dari 8 gelas perhari diselingi dengan minum jus buah. Kandungan alami air putih dan jus buah mampu mendetoksifikasi racun dalam tubuh sekaligus menggantikan cairan tubuh yang hilang. Selain mengatasi dehidrasi, air putih dan jus buah juga efektif mengatasi sembelit yang umumnya terjadi pada wanita diawal-awal kehamilan.

caramenjagakehamilan.com

caramenjagakehamilan.com

  1. Hindari Bau Menyengat

Kehamilan pada trimester pertama menimbulkan beberapa perubahan pada wanita, misalnya penciuman yang terlalu sensitif. Mual dan muntah disebabkan oleh sumber bau yang biasa saja namun akan sangat menyengat bagi wanita diawal-awal kehamilan. Oleh karena itu sebaiknya menghindari sumber bau yang menyengat di minggu-minggu awal kehamilan hingga kehamilan mendekati usia 3 bulan.

110

  1. Hindari Gerakan Berlebihan

Diawal kehamilan apapun bisa memicu mual dan muntah, tidak hanya sumber bau yang menyengat namun terlalu banyak bergerak bisa menyebabkan mual dan muntah. Untuk pencegahan sebaiknya membatasi gerakan dalam aktivitas apapun. Tidak perlu terburu-buru saat bangun tidur, duduk, berdiri, maupun berbaring untuk menghindari rasa pusing, mual, dan muntah.

penyebab-keguguran-di-kehamilan-pertama

  1. Tingkatkan Frekuensi Makan

Untuk menjaga kesehatan tubuh terutama kesehatan janin dalam kandungan sebaiknya frekuensi makan ditingkatkan meskipun dalam porsi kecil. Sering munculnya mual dan muntah mungkin mengurangi nafsu makan namun sebaiknya tetap mengonsumsi makanan bergizi agar tubuh tidak kehilangan banyak energi.

ngidam-makanan-asin-tanda-mengandung-bayi-laki-laki-655x335

  1. Konsumsi Cemilan Rendah Garam

Selain buah-buahan kaya nutrisi, cemilan seperti biscuit atau roti gandum juga bermanfaat untuk menjaga keseimbangan gizi dalam tubuh. Untuk awal-awal kehamilan sebaiknya mengonsumsi cemilan rendah garam. Kadar garam tinggi dapat memicu obesitas atau kegemukan yang dapat berpengaruh buruk pada kesehatan janin.

bidanku.com

bidanku.com

  1. Hindari Aktivitas Berat

Pada kehamilan trimester pertama berbagai aktivitas berat harus dibatasi atau sebisa mungkin dihindari. Faktor kelelahan sangat membahayakan kesehatan janin bahkan dapat beresiko keguguran. Kerjakan hanya kegiatan-kegiatan ringan untuk menhindari kelelahan.

www.merdeka.com

www.merdeka.com

Pada intinya selama kehamilan trimester pertama wajib bagi ibu hamil untuk fokus pada kesehatan janin dalam kandungan. Tiga bulan pertama awal kehamilan kondisi rahim masih sangat lemah sehingga rentan terhadap resiko keguguran. Disarankan untuk mencari informasi lebih banyak lagi terkait kebutuhan diawal kehamilan terutama pola hidup dan pola makan yang benar selama masa kehamilan.